Maklumat Pemerintah Tanggal 31 Agustus 1945 Tentang Penundaan Aktiviteit Partai Nasional Indonesia Dengan Maksud Supaya Aktiviteit Ini Dicurahkan Ke Dalam Komite Nasional, Mengibarkan Terus Bendera Nasional Di Seluruh Indonesia, Penggantian Pekik Perjuangan "Hidup" Dengan "Merdeka" Dan Cara Mengucapkannya

 Maklumat Pemerintah Tanggal 31 Agustus 1945

Tentang

Penundaan Aktiviteit Partai Nasional Indonesia Dengan Maksud Supaya Aktiviteit Ini Dicurahkan Ke Dalam Komite Nasional, Mengibarkan Terus Bendera Nasional Di Seluruh Indonesia, Penggantian Pekik Perjuangan "Hidup" Dengan "Merdeka" Dan Cara Mengucapkannya




Atas perintah Paduka Jang Mulia Presiden diumumkan sebagai berikut:

I. Partai Nasional Indonesia:

Berhubung dengan maha-pentingnja kedudukan dan arti Komite Nasional untuk memusatkan segala tindakan dan susunan persatuan rakjat, maka gerakan dan persiapan Partai Nasional Indonesia untuk sementara waktu ditunda dan segala aktiviteit harus ditjurahkan kedalam Komite Nasional.

Komite Nasional ini hendaklah diperhebat sampai kedesa-desa. Komite Nasional boleh mengadakan rapat-rapat umum dan sebagainja.

II. Perkibaran Bendera:

Mulai tanggal 1 bulan 9, diperintahkan, Bendera Nasional Sang Merah Putih dikibarkan terus diseluruh Indonesia.

III. Salam Nasional:

Mulai tanggal 1 bulan 9 ditetapkan bagi seluruh bangsa Indonesia waktu bertemu dimana-mana sadja saling menghormat dengan utjapan: MERDEKA!!!

Penggantian Pekik Perdjoangan

Berhubung dengan penetapan Salam Nasional untuk seluruh rakjat Indonesia, maka Markas Besar Barisan Pelopor memerintahkan kepada seluruh barisan, bahwa mulai tanggal 1 bulan 9 pekik perdjoangan "HIDUP" diganti dengan Salam Nasional "Merdeka".

Djakarta, 31 Agustus 1945.

Lampiran Maklumat Pemerintah

MERDEKA!


Suara mengguntur, mengutjapkan salam nasional MERDEKA!!!

Tangan kanan naik, setinggi telinga! Djari lima berdjajar!

Apa artinja itu???

Negara kita telah merdeka dan kita siap sedia mempertahankannja walau dengan djalan jang bagaimanapun djuga!

Dan djari lima berarti, bahwa Negara kita berdasar atas lima asas:

1. Kita taqwa kepada Tuhan Jang Maha Esa.

2. Kita bangsa jang satu, bangsa Indonesia.

3. Kita tidak membentji bangsa lain, tetapi mentjari persaudaraan seluruh perikemanusiaan.

4. Kita berdiri diatas dasar kedaulatan rakjat.

5. Kita menudju kepada keadilan sosial.

Mendjadi:

1. KETUHANAN!

2. NASIONALISME INDONESIA!

3. KEMANUSIAAN!

4. KEDAULATAN RAKJAT!

5. KEADILAN SOSIAL!

HIDUP REPUBLIK INDONESIA!
MERDEKA!

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama